Juli 12, 2024
Home » Berbahaya, Ini Penyebab Penyakit Jantung Koroner!

Penyakit jantung koroner mungkin sudah tidak asing bagi kita. Penderita penyakit jantung koroner tidaklah sedikit, mungkin bahkan berada sisekitar kita. Namun apakah anda sudah tau apa penyebab penyakit jantung koroner? Jika tidak, maka simaklah artikel ini, artikel kita kali ini akan membahas lebih lanjut terkait penyakit jantung koroner, baik pengertian, penyebab, hingga gejala penyakit jantung koroner.

Pengertian dan Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan keadaan dimana pembuluh darah yang berada pada jantung yaitu disebut sebagai arteri koroner mengalami penyumbatan yang disebabkan oleh penimbunan lemak. kondisi ini mungkin diawali tanpa adanya gejala yang muncul. Namun, penyumbatan secara total yang terjadi di ateri koroner dapat menimbulkan penyakit serangan jantung. Adapun pembuluh darah yang berfungsi untuk mengalirkan darah yang mengandung oksigen ke otot jantung dinamakan sebagai arteri koroner. Sehingga penumpukan lemak yang terjadi pada arteri koroner akan mengakibatkan pembuluh darah menyempit dan penurunan suplai darah yang kaya akan oksigen ke otot jantung. 

Pada saat suplai darah yang kaya akan oksigen berkurang ke otot jantung, dapat mengakibatkan kerusakan pada otot jantung itu sendiri, sehingga menimbulkan keterbatasan dalam bekerja. Oleh karena itu penyumbatan lemak yang terjadi pada arteri koroner dapat menyebabkan gejala serangan jantung atau biasa kita kenal dengan penyakit jantung koroner. Tidak sedikit korban jiwa yang diakibatkan oleh penyakit ini di Indonesia.

Apa Saja Gejalanya?

Ketika penyumbatan lemak belum menghambat aliran darah, jarang timbulnya gejala pada penderita. Namun, ketika lemak sudah menghambat dan arteri koroner menyempit sehingga menghambat aliran darah ke otot jantung timbullah beberapa gejala pada penderita. Adapun beberapa gejala yang bisa terjadi pada penderita penyakit jantung koroner ialah sebagai berikut:

  • Nyeri Dibagian Dada

Kondisi dimana nyeri dibagian dada ini bisa saja menjalar ke bagian leher, rahang, tangan bagian kiri, perut bagian kiri, bagian bahu, bahkan hingga ke bagian punggung. Adapun nyeri yang dirasakan ialah nyeri yang terbilang ringan hingga nyeri yang terasa berat seperti ditindih pada bagian dada. Nyeri pada bagian dada ini biasanya dirasakan pada bagian tengah dada atau pada bagian kiri dada. Nyeri ini biasanya kita kenal sebagai angina yang disebabkan oleh stres emosional maupun stres fisik. Nyeri yang dirasakan dapat hilang dan berdurasi beberapa menit, namun kondisi ini dapat menganggu aktivitas sehari-hari. Pada beberapa orang terutama bagi perempuan nyeri ini mungkin akan terasa sebentar namun terasa sangat tajam.

  • Sesak Nafas

Ketika tubuh tidak mendapatkan suplai darah yang cukup maka, tubuh akan bereaksi dengan memberi respon berupa sesak nafas. Kekurangan suplai darah ini terjadi karena jantung yang rusak tidak dapat memompa darah yang kaya akan oksigen serta nutrisi, oleh karena itu, suplai darah ke aliran tubuh akan berkurang dan tidak memenuhi kebutuhan tubuh.

  • Serangan Jantung

Gejala paling parah pada kondisi penyumbatan arteri koroner ialah serangan jantung. Gejala terkena serangan jantung ialah nyeri seperti tekana pada bagian dada yang menjalar kebagian bahu, lengan, yang dapat menimbulkan sesak nafas, keringat berlebih, mualh hingga muntah, dan juga kelelahan. Namun ada beberapa kondisi dimana serangan jantung terjadi tanpa menimbulkan gejala. 

Penyakit jantung koroner ini merupakan penyakit yang penting untuk diwaspadai dan dideteksi sedini mungkin. Penyakit jantung koroner sangatlah berbahaya, tidak jarang penderita penyakit jantung koroner meninggal dunia. Oleh karena itu, untuk anda yang tidak ingin terkena penyakit jantung koroner atau ingin menghindari penyakit jantung koroner, selalu perhatikan gaya hidup sehat dan menjaga kesehatan agar tidak terkena penyakit jantung koroner.

Tinggalkan Balasan