Mei 18, 2024
Home » Waspada Karma Perselingkuhan!

Kata orang, Selingkuh itu indah.
Tapi orang mana yang bilang bahwa selingkuh itu indah?

Pasalnya, orang yang berselingkuh itu pada dasarnya tidak bahagia. Dia hanya mencoba mencari kebahagiaan diluaran sana yang mungkin bisa membuatnya merasa lebih bahagia.
Berarti apakah dia tidak berbahagia?
Sebenarnya dia bukan tidak bahagia, namun dia lupa caranya bersyukur sehingga dia merasa tak bahagia dalam hidupnya.

Tentunya seseorang yang selingkuh memiliki pasangan yang sah yakni suami / istrinya. Pastinya, dari awal menjalin hubungan dengannya memiliki alasan yang terbaik untuk memilih dia sebagai pendamping hidup.
Namun kenapa sekarang terasa berbeda lagi? Apakah mereka lupa jika saling mencintai atau karena hal lain
Nah masalahnya terletak disitu. Kemungkinan dia lupa bahwa dia telah memiliki seorang pasangan yang terbaik dalam hidupnya. Terkadang orang yang berselingkuh itu lupa bahwa yang terbaik bagi dirinya adalah pasangannya sendiri serta dapat menerima segala kelebihan dan kekurangan pasangannya. Karena pada dasarnya tidak ada yang sempurna di dalam dunia ini begitupun pasangan kita.

Bagi pasangan yang terlanjur berselingkuh atau telah melewati masa perselingkuhan pastilah ada rasa rasa yang muncul karena dampak / akibat dari hal hal yang telah dilakukannya yakni antara lain:

Merasakan Penyesalan

Penyesalan memang hadir belakangan setelah semuanya telah terjadi.
Pada awal perselingkuhan mungkin dia akan merasakan kebahagiaan sesaat karena telah berhasil mendapatkan apa yang dia mau. Namun, setelah semuanya dirasa cukup, dia akan merasakan penyesalan akibat ulahnya sendiri. Berselingkuh akan menyakiti hati orang orang yang dia cintai dan dia sayangi. Bukan hanya pasangan namun juga anak, keluarga dan juga kerabat kita serta pasangan kita.
Penyesalan akan datang ketika semuanya telah hancur dan kehidupan menjadi rusak. Akibat dari itu semua tak ada yang dapat dikembalikan seperti sedia kala dari berbagai sisi yakni dari segi perasaan dan kehidupan berpasangan. Jika seperti ini pihak yang berselimgkuh harus dapat menerima konsekuensi atas apa yang telah diperbuat atau dilakukannya.

Apalagi penyesalan tidak hanya dalam waktu yang singkat. Penyesalan akan datang secara terus menerus atau bisa jadi seumur hidup karena semuanya tidak akan kembali lagi seperti sedia kala.

Dihantui Rasa Bersalah secara terus menerus

Bukannya membuat kehidupan kedepannya lebih bahagia, perselingkuhan akan menjadikan diri peselingkuh menjadi merasa lebih sedih dan sakit hati pada masa kedepannya.
Dia akan merasa bersalah telah melukai seseorang yang sebenarnya dia cintai dan mencintai dia, melukai orang orang terdekat dan menghancurkan didupnya sendiri.
Meskipun perasaan bersalah kerap datang terlambat, namun lambat laun dia yang berselingkuh akan dihantui rasa bersalah kepada pasangan yang telah dia lukai.
Bahkan perasaan bersalah itu akan tetap terjadi pada saat mantan pasangan telah move on, namun sebagai orang yang menyelingkuhi akan baru bisa merasakan perasaan tersebut pada lambat laun dan terus menerus. Hal ini malah justru bisa menyiksa diri seorang peselingkuh.

Kehilangan orang yang dia cintai dan orang yang mencintai dia

Peselingkuh akan kehilangan orang yang dia cintai dan mencintai dia dengan sepenuh hati. Dia juga akan kehilangan orang yang menerima dirinya dengan segala kekurangannya dan orang yang menemaninya mulai dari 0 perjuangan.
Namun, bukan hanya pasangan yang hilang, anak anak atau keluargapun akan menghilang dan berbeda. Kehidupan akan tidak sama lagi seperti dahulu. Jika seseorang tidak bisa berfikir panjang mengenai hal itu, maka akan mudah baginya untuk berselingkuh.

Dibenci oleh keluarga dan orang orang sekitar

Dampak buruk berselingkuh bukan hanya dibenci oleh pasangan dan keluarga. Orang lain pun ikut membeci orang yang berselingkuh. Bahkan ada yang sampai menghujat secara langsung ataupun melalui sosial media. Kalau si peselingkuh tidak kuat mental atas hujatanhujatan dan makian, maka siap siap untuk tutup akun sosial media atau mengasingkan diri dari peradaban.

Mendapat hujatan dan siksaan Mental

Hujatan atau siksaan mental akan terus berlanjut karena masyarakat tidak akan melupakan tindakan tersebut. Karena pada dasarnya manusia lain adalah sosok hakim yang paling jujur dalam mengutarakan pendapat.
Setelah dihujat pastinya mental peselingkuh akan menjadi down. Hal ini membuat konsentrasinya terhadap pekerjaan dan kegiatannya menjadi terbagi. Bukan akan malah menemui keberhasilan dalam karirnya, akan tetapi banyak peselingkuh yang kemudian usahanya menjadi bangkrut dan merugi.
Jadi, harus berfikir ulang untuk memulai berselingkuh karena taruhannya bukan hanya keluarga namun juga karir dan masa depannya.

Mendapat Karma balasan yang setimpal


Orang yang berselingkuh berarti telah menyakiti hati orang lain. Pada suatu masa dia juga akan merasakan sakit hati yang sama seperti yang dia rasakan walau dalam bentuk dan masalah yang berbeda.
Apakah peselingkuh tidak berfikir bahwa, selingkuhan yang dia dapatkan tidak akan menyelingkuhinya balik?
Padahal pada faktanya orang yang mau diajak berselingkuh adalah bukan merupakan orang yang hatinya baik melainkan orang yang dengan tega bersedia merusak hubungan orang lain.
Jika dia tega melakukan itu maka bisa jadi dia tega menyelingkuhi balik dengan mudahnya.

Dibenci Oleh Allah

Telah sangat jelas diterangkan dalam agama bahwa berselingkuh akan sangat di benci oleh Allah SWT. Tak hanya itu, larangan berselingkuh yang mengakibatkan dosa bagi si pelaku.
Tak hanya orang yang berselingkuh, orang yang dengan sengaja merusak hubungan orang lain juga akan mendapatkan dosa besar dari Allah SWT.

Kerugian yang didapat dari suatu perselingkuhan bukan hanya dari segi materi, namun juga mental, fikiran dan menanggung dosa yang sangat besar.
Perselingkuhan terjadi bukan karena alasan tak berbahagia, namun karena lupa akan bersyukur dan lupa akan kebaikan pasangan satu sama lain serta lupa akan dosa besar yang akan ditanggung.
Dengan pembahasan mengenai dampak perselingkuhan yang sangat banyak merugikan, semoga kita semua waspada dan terus berusaha menghindar dari kejahatan perselingkuhan.
Selalu ingat bahwa pasangan yang bersama anda saat ini adalah pasangan yang terbaik disediakan oleh Allah SWT.

Tinggalkan Balasan