Mei 17, 2024
Home » Bahaya Gangguan Psikopat, Gejala, dan Cirinya!

Apa itu Psikopat?
Akhir akhir ini, banyak sekali dibahas di kalangan masyarakat mengenai psikopat karena telah banyak seseorang dengan gangguan mental ( psikopat ) ini yang telah banyak menelan korban dan merugikan banyak pihak.

Tak hanya melukai korbannya, seseorang yang psikopat bahkan hingga membunuh korbannya sampai tega melakukan mutilasi dan membuang korbannya dengan tanpa merasa bersalah sama sekali.
Wow, sangat membahayakan bukan?
Psikopat itu sebenarnya seperti apa sih? Yuk kita pelajari terlebih dahulu!
Psikopat atau psycho adalah merupakan suatu gangguan mental yang ditandai atas kurangnya empati dan kontrol perilaku yang buruk atau dapat dikatakan impulsif. Gangguan sikap dan mental ini mengakibatkan sang penderita memiliki perilaku yang cenderung menjauh dari keramaian atau hiruk pikuk pertemanan yang luas atau dapat dikatakan antisosial, mereka yang terganggu mentalnya ini cenderung secara diam diam dapat melanggar aturan yang seharusnya dilakukan, selain itu, mereka cenderung arogan hingga melakukan tindak kriminal  termasuk kekerasan.

Sebenarnya, sifat mereka ini sulit sekali untuk dipahami dengan baik. Bahkan, orang orang terdekat mereka sekalipun. Hal ini terkadang mulai dari hubungan keluarga mereka serta hubungan jangka panjang lainnya sangat misterius sehingga tak seseorang pun tahu sifat sejati mereka.
Hal ini yang mendasari pertanyaan kenapa banyak orang yang tidak menyadari jika ada seseorang dengan kondisi psikopat seperti ini di lingkungannya.
Wah ngeri juga ya guys!

Gejala gejala Psikopat

Gejala gejalap psikopat ini sangatlah banyak dan beraneka ragam pada setiap individunya.
Namun, memang hal ini dapat diamati ciri nya. Ciri ciri dari orang psikopat sejatinya dapat dikenali semenjak masih anak-anak. Apabila tidak diatasi dengan segera, kondisinya akan semakin parah. Yuk, kita simak beberapa cirinya yakni antara lain:
1. Cuek dan Tak Peduli dengan Lingkungan
Sosok dengan pribadi psikopat ini memiliki sifat yang akan cenderung tidak peduli, tidak memihak, berhati dingin, dan tidak empati terhadap orang lain. Tak hanya mengenai lingkungan masyarakat yang tak dihiraukan dan tak memiliki hubungan dengan baik, namun juga terhadap aspek aspek yang berada dalam lingkungan sekitar hidupnya seperti tak ikut menjaga kebersihan lingkungan, acuh terhadap hewan dan lain sebagainya
Psikopat akan cenderung tertutup dan mengurung diri sendiri dan menyibukkan diri dengan dirinya sendiri.

2. Bergantung kepada orang lain.
Seorang psikopat ini juga bisa  menjadi parasit dan memiliki ketergantungan yang disengaja pada orang lain, ketergantungan ini juga sangat luas dan berniat tak baik seperti ketergantungan dalam hal keuangan. Psikopat ini juga dapat lebih manipulatif, egois, dan bisa saja mengeksploitasi /memanfaatkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya.
Sebenarnya mereka yang memiliki permasalahan permasalahan seperti ini harus banyak banyak diperhatikan dan didukung karena dia sendiri sangat kurang akan motivasinya.

3. Memiliki sifat egois
Mereka sang psikopat akan sangat mementingkan diri sendiri dan hal hal tersebut sulit sekali untuk diubah.
Sifat egois ini akan cenderung mementingkan diri sendiri tanpa mengindahkan hal hal lain. Parahnya lagi, keegoisan tersebut akan menjadikan hati mereka krisis akan kasih sayang terhadap orang lain sehingga membuat mereka benar benar tidak mampu mencintai orang lain, termasuk jika sudah berkeluarga, dia tidak akan betul betul mencintai keluarga mereka sendiri yakni orangtua, pasangan, serta anak anak mereka sendiri.
Terkadang, perlakuan perlakuan baik yang diperlihatkan oleh psikopat juga sangat membahayakan lo! Pasalnya, perlakuan baik tersebut terjadi  ketika hal itu diniatkan dan akan digunakan sebagai alat untuk memperoleh keuntungan mereka sendiri atau memudahkan rencana dan tujuan mereka yang misteri dan tak mudah ditebak.

4. Tak memiliki kedisiplinan
Mereka sang psikopat ini juga  memiliki disiplin yang rendah, mereka akan cenderung melakukan sesuatu sesuai dengan pikiran dan keputusannya sendiri tanpa mengindahkan keputusan kelompok atau atasa.  Hal ini akan membuat psikopat merasa kesulitan dalam menyelesaikan tanggung jawab mereka.

5. Seiring berbohong

Sifat psikopat yang cenderung sering berbohong ini dilakukan agar mereka dengan mudahnya terbebas dari masalah dan berusaha menunjukkan sisi positif mereka agar terlihat sebagai orang baik. Bahaya berbohong ini, membuat mereka terus menerus berbohong karena mereka yang suka berbohong lagi lagi berbohong untuk menutupi kebohongan mereka sebelumnya.

Jika lupa atau tertangkap telah berbohong, mereka akan mencari alasan dan mengubah atau mengolah cerita agar sesuai dengan situasi mereka terkini.

6. Tidak memiliki rasa empati

Salah satu hal yang membedakan antara psikopat dan manusia normal adalah dasar moral atau hati nurani. Psikopat dikenal sebagai orang yang tidak memiliki hati nurani atau rasa empati sehingga mereka tidak akan merasa bersalah meski tindakan yang dilakukannya telah menyakiti atau merugikan orang lain.

Mereka tidak bisa merasakan atau memahami jika orang lain sedang merasakan ketakutan, kesedihan, atau kecemasan. Mereka juga sama sekali tidak peduli jika orang lain sedang menderita, bahkan jika itu adalah teman dekat atau anggota keluarganya sendiri.

7. Emosional dan Arogan
Seorang psikopat akan memiliki tingkat kesabar yang lebih rendah dan rasa emosional yang cenderung tinggi dan tak terkontrol. Mereka bisa saja mudah melakukan tindakan kekerasan bahkan dapat melakukan pembunuhan. Kekerasan serta pembunuhan yang dilakukan tersebut juga tak  memperhatikan perasaan serta kesakitan yang bakal dialami oleh korbannya. Hal ini menyebabkan kekejaman psikopat ini akan semakin besar. Hal itu yang dapat membuat psikopat nekat melakukan pembunuhan secara sadis

Nah, itulah  penjelasan mengenai psikopat dan gejala gejalanya yang mungkin dapat menjadi perhatian masyarakat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca.

1 thought on “Bahaya Gangguan Psikopat, Gejala, dan Cirinya!

Tinggalkan Balasan