April 12, 2024
Home » Cara Mengatasi Anak GTM, Haruskah Dengan Vitamin dan Supplemen?

Salah satu tantangan terbesar bagi orang tua adalah pengenalan makanan. Inilah mengapa sangat penting sekali edukasi tentang mengatasi anak GTM. Setelah 6 bulan maka bayi sebenarnya sudah boleh memakan makanan yang teksturnya lebih halus. 

Karena, pada usia tersebut susu sang ibu (Asi) atau sufor nutrisinya sudah tidak bisa mencukupi keseluruhan kebutuhan bayi. Sayangnya, dari umur 6 bulan hingga usia balita banyak orang tua yang merasa kelelahan. Apalagi dengan penolakan makanan yang kerap dilakukan oleh para bayi dan balita.

Jika penolakan selalu terjadi setiap hari, pastinya para orang tua apalagi yang baru menjadi orang tua akan stress. Bingung mencari menu MPASI yang disukai anak. Dan juga pusing bagaimana nantinya jika nutrisi anak tidak tercukupi?

Cara Mengatasi Anak GTM Paling Ampuh

Sebelum memikirkan banyak solusi termasuk membeli dan mencoba berbagai suplemen makanan dan vitamin. Ada baiknya moms dan dads baca rahasia berikut ini:

Pertama, orang tua harus mencari tahu apa penyebab dari GTM pada anak mereka? Apakah ada penyakit tertentu? Atau makanan yang memang tidak mereka sukai? Setidaknya, ada dua masalah penyebab GTM pada anak, yaktu:

  1. Masalah Perilaku

Pertama mari lihat dari segi perilaku terhadap pemberian MPASI. Berikut beberapa perilaku yang menyebabkan anak GTM:

  • Tidak mendisiplinkan jadwal makan. Anak sebaiknya makan selama 30 menit, habis atau tidak habis harus segera anda hentikan. Dan juga, usahakan jangan ada distraksi seperti makan sambil lihat HP atau TV.
  • Jadwal makan dan pemberian ASI atau Sufor serta cemilan lainnya terlalu dekat. Minimal butuh waktu 1-2 jam antara jeda waktu makan bayi.
  • Proses makan yang kurang anak sukai. Misalnya monoton dan hanya itu-itu saja. Cobalah ajak bayi berinteraksi dan buat suasana menjadi lebih menyenangkan. Bahkan, tidak ada salahnya melakukan metode finger food.
  • Anak trauma akan paksaan menghabiskan makanan. Tugas orang tua memang memberikan MPASI namun tetap hargai perasaan anak. Jangan sampai mereka merasa makan adalah hal yang menyeramkan.
  • Ingin naik tekstur makanan. Bayi biasanya tahu jika mereka tidak suka tekstur yang lebih lembek. Secara bertahap, orang tua bisa memberikan MPASI dengan tekstur lebih padat.
  • Memang tidak suka dengan menu tersebut.
  1. Masalah Fisik

Tidak hanya masalah perilaku saja. Ternyata, ada beberapa masalah fisik yang membuat bayi tidak mau makan seperti:

  • Sedang mengalami tumbuh gigi. Percayalah jika masa ini membuat anak tidak nyaman. Gusi mereka akan gatal dan saat gigi keluar terasa sakit. Sebagian anak malah demam ketika gigi mereka tumbuh.
  • Sariawan juga menjadi penyebab anak malas makan. Coba perhatikan area mulut dan lidah bayi, rajin membersihkan area tersebut ya!
  • Setelah sakit, baik dari sakit biasa atau pasca imunisasi.
  • Kembung atau kolik pada bayi membuat perut mereka terasa tidak nyaman. Inilah mengapa perlu rutin menyendawakan bayi dan memijat lembut perut bayi.
  • Demam dan flu juga membuat selera makan berkuran.
  • Masalah kesehatan yang tersembunyi bahkan tanpa gejala seperti ISK maupun TBC.

Jadi, Perlukan Vitamin dan Suplemen Makanan?

Sebenarnya, tidak ada yang namanya vitamin penambah nafsu makan. Vitamin terbaik untuk menambah nafsu makan anak hanya dengan mencari tahu dan mengatasi masalah pemicunya. 

Walaupun demikian, vitamin serta suplemen ini juga membantu menambahkan mikro nutrien bagi anak. Jadi, nutrisi mereka juga terpenuhi dengan baik. Jadi, mulai dari sekarang cari tahu apa penyebab anak GTM terlebih dahulu ya!

Tinggalkan Balasan