Mei 15, 2024
Home » Pemahaman Kepada Anak untuk Mencegah Penculikan!
Waspada penculikan anak

Maraknya Kasus Penculikan

Beberapa pemahaman penting harus selalu sampai kepada anak. Untuk mencegah Kasus kasus kejahatan seperti penculikan anak akhir akhir ini selalu ramai terjadi oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu banyak pula kasus kekerasan seksual kepada anak, bahkan kekerasan fisik kepada anak.
Kasus yang akhir akhir ini banyak terjadi yakni terjadi penculikan anak bahkan mutilasi anak di mana mana. Banyaknya Penjualan organ tubuh anak menjadi motif utama pelaku untuk menculik anak. Banyaknya penjualan gelap penjualan mengenai anggota tubuh anak sangat banyak terjadi. Menurut pelakunya, organ tubuh anak bernilai bagus karena lebih sehat dan lebih segar daripada organ tubuh orang dewasa. Oleh karena itu, penjualan tubuh anak sangat marak sekali terjadi. Ngeri sekali bukan?
Oleh karena banyaknya kasus tersebut orang tua wajib berhati hati dan selalu waspada dalam menjaga anak dalam setiap kegiatannya.
Tak hanya di luar rumah yang perlu diwaspadai, meskipun berada di dalam rumah dan berada di sekitar lingkungan rumah pun juga perlu di perhatikan. Karena banyak terjadi kasus penculikan kepada anak saat anak berada di depan rumah yakni pelaku menawarkan makanan, uang dan hal lain yang kemudian membawa anak meninggalkan area lingkungan rumah.

Perlunya kewaspadaan seluruh anggota keluarga atas penjagaan terhadap masing masing keluarga khususnya anak anak yang rentan penculikan dan merupakan makhluk yang lemah dan butuh perlindungan lebih.

Tips Pemahaman untuk pencegahan penculikan Pada Anak

Inilah Pemahaman Pemahaman Yang Harus Diketahui Anak Agar Aman Dari Kejahatan Kekerasan dan Penculikan. Pemahaman ini sebagai bekal diri anak diluar dari batas kemampuan orang orang sekitar sebagai penjaganya. Karena jika dinilai dari segi tingkat keamanan yang bisa diupayakan, pemahaman tersendiri bagi anak adalah merupakan kewaspadaan yang paling menunjukkan hasil terbaik bagi keamanan anak.
Apakah pemahaman pemahaman tersebut?

1. Untuk mencegah penculikan, berika pemahaman kepada anak untuk selalu waspada dan selalu berada di lingkungan aman dan dalam jangkauan keluarga

Memberikan pemahaman kepada anak untuk selalu berada dalam lingkungan yang aman sangat penting karena menghindari adanya hal yang mungkin akan terjadi terhadap anak saat jauh dari pengawasan orang tua. Apabila hanya mengandalkan perlindungan dan bukan pemahaman,takutnya anak tidak mengerti bahaya yang sebenarnya mengancam dan memungkinkan anak merasakan terkekang melebihi batas yang di terima anak.
Dengan pemahaman yang cukup maka anak akan rela dan mau bekerjasama dalam hal perlindungan diri anak.

2. Untuk mencegah penculikan, berikan pemahaman kepada anak untuk selalu Membiasakan anak tidak mudah percaya dengan orang yang tidak dia kenal atau orang asing

Memberikan pemahaman kepada anak bahwa semua orang belum tentu baik, dan orang lain apalagi yang tidak dia kenal baik belum tentu akan bersikap baik. Maka selain keluarga inti lebih baik waspada dan tidak mudah percaya dengan orang lain seperti di ajak bepergian, di ajak ke suatu tempat yang mungkin akan membahayakan diri anak.
Selain itu apabila di ajak melakukan hal hal yang tidak wajar maka anak perlu waspada dan bersikap hati hati.

3. Membiasakan anak tidak mudah menerima pemberian orang asing atau yang tidak di kenal untuk mencegah penculikan


Memberikan pengertian kepada anak bahwa tak boleh begitu saja menerima pemberian orang lain adalah hal yang harus selalu di ingatkan oleh orang tua. Baik itu berupa makanan, permen atau berupa uang. Pengabaian dari orang asing hanya akan membuat anak terancam keselamatannya. Bisa jadi memberikan itu adalah sebuah pancingan hanya agar anak menuruti kemauan seseorang tersebut yang mana yang akan melakukan tindakan kejahatan kepada anak.

4. Membiasakan anak menceritakan hal hal yang sedang dia alami atau perbuatan janggal oleh orang lain

Membiasakan anak bertindak cepat melapor atau bereaksi saat ada sesuatu yang janggal adalah hal yang perlu di tekankan dalam memberikan pemahaman kepada anak. Karena anak terkadang terlambat untuk menyadari bahwa suatu hal yang di alami adalah sesuatu yang sebenarnya tidak layak dan tidak pantas untuk di berikan kepada anak anak. Selain itu, kebiasaan anak yang seringkali di ceritakan kepada kita maka akan mudah untuk kita dalam menilai anak anak kita sedang dalam bahaya atau berada dalam kondisi kehidupan yang wajar.

5. Mengajak anak kita tanggap dalam melindungi diri

Perlindungan diri, harus bisa ditekankan kepada anak untuk menjaga dirinya sendiri dari kemungkinan kemungkinan kejahatan disekitar anak. Melindungi diri seperti melakukan perlawanan agar tak mudah menuruti orang yang tidak dikenal, lalu berteriak ketika dalam bahaya, selain itu juga seperti berlari kencang ketika dalam keadaan bahaya. Hal hal seperti itu sangat mendukung keamanan anak. Ditakutkan jika anak tidak diberikan pemahaman demikian, maka anak akan mudah takut dan menurut akan perlakuan orang lain kepada anak yang membahayakan.

6. Memberikan pemahaman penggunaan alat pelindung diri

Belakangan ini tindak kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, baik di tempat yang sepi maupun ramai. Wanita seringkali menjadi korban sasaran empuk bagi pelaku kejahatan karena di anggap makhluk yang lemah dan tidak mampu melawan ketika ada serangan.
Oleh karena itu, sangat penting bagi anak anak untuk bisa melindungi diri sendiri dengan membawa berbagai alat perlindungan diri, seperti stun gun, semprotan merica, atau alarm pribadi.
Namun, dalam memilih jenis alat pertahanan diri pastikan tidak melanggar Hukum dan Undang undang yang berlaku, serta pertimbangkan untuk memilih alat yang tidak termasuk senjata api dan senjata tajam.

7. Ajari anak supaya tidak sering sendiri

Anak sebaiknya di berikan pemahaman agar selalu berada dekat dengan orang tua atau keluarga. Di usahakan anak selalu berusaha dekat dengan ayah bunda dalam segala situasi. Karena biasanya orang tua tidak selalu bisa memantau anak. Maka dengan usaha anak yang selalu berada dengan orang tua, anak akan selalu terpantau dan keamanan anak terjamin.

8. Ajarkan anak untuk selalu berpakain sopan


Anak harus di berikan pemahaman agar selalu berpakaian secara sopan di manapun mereka berada. Dengan berpakaian sopan maka anak akan terhindar dari kejahatan mata yang akan memandang dan mengintai anak.

9. Ingatkan anak untuk selalu berhati hati bergaul di dunia maya

Dunia maya adalah dunia yang tidak ternilai secara nyata. Semua orang yang ada di di tidak selalu seperti apa yang terlihat. Terkadang orang yang terlihat baik belum tentu baik.
Biasanya godaan godaan dunia maya malah akan membahayakan keselamatan anak karena banyak hal hal yang mempengaruhi anak.
Berikan pemahaman kepada anak untuk tidak mudah menerima ajakan bertemu dengan orang yang tidak dia kenal di dunia maya untuk mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan terjadi.

10. Mengajarkan tentang kesehatan reproduksi dan batasan batasan dalam berhubungan.


Berikan pemahaman kepada anak bahwa kesehatan reproduksi harus terawat dan terjaga kesehatannya. Mulai dari pembersihan serta perawatannya.
Selain itu, sebaiknya ajarkan pada Anak bahwa Tidak ada orang yang boleh menyentuh bagian pribadi anak (yaitu dada, kelamin, paha, pantat). Jika ada orang yang melakukan perbuatan demikian, jelaskan bahwa hal itu adalah salah, melecehkan dan melanggar Hukum.

Nah, itulah pemahaman pemahaman yang harus di berikan kepada anak agar anak terhindar dari berbagai ancaman kejahatan oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca.

Tinggalkan Balasan