Mei 18, 2024
Home » Persiapan untuk Mengahadapi Resesi 2023?


Tahun 2022 telah usai, menginjak tahun 2023 yang diramalkan akan mengalami resesi telah datang. Krisis ini jika sampai terjadi maka akan sangat menyulitkan masyarakat.
Sebelumnya, apakah Anda tahu apa itu resesi?
Resesi adalah penurunan signifikan dalam aktivitas ekonomi yang digunakan di seluruh ekonomi, berlangsung lebih dari beberapa bulan, biasanya terlihat dalam PDB riil, pendapatan riil, lapangan kerja, produksi industri, dan penjualan grosir eceran.
Lalu, bagaimana menghadapi resesi tahun 2023 yang sudah didepan mata?
Beberapa Persiapan untuk Mengahadapi Resesi 2023 antara lain:

  1. Pelihara dan simpan aset yang liquid

Menghilangkan aset cair yang siap digunakan akan lebih baik daripada menyimpan aset yang tetap dan tidak mudah dicairkan atau dipakai. Hal ini dilakukan agar tidak mengalami kesulitan dalam menjualnya ketika membutuhkan suatu barang yang penting.

  1. Jual aset yang tidak produktif sebelum nilainya jatuh
    Menjual aset yang tidak produktif merupakan suatu solusi untuk mendapatkan pendanaan cair dan mudah digunakan ketika dibutuhkan pada suatu saat. Penjualan aset nganggur pada masa sekarang ini mencegah kejatuhan harga yang semakin parah.
  2. Hindari High risk investment dan lahan properti yang baru disaat munculnya krisis ekonomi.
    Karena lahan properti ini adalah sesuatu yang paling pertama mengalami kejatuhan ketika adanya resesi. Risiko yang tinggi akan meningkat drastis saat resesi. Untuk itu, hindari pembelian properti baru.
  3. Segera lunasi hutang anda
    Lunasi hutang anda dengan segera sebelum resesi. Jika anda masih menimbun hutang maka di khawatirkan akan terus mengalami pembengkakan yang tinggi serta mengalami kesulitan dalam pelunasannya.
    Karena bunga pinjaman akan terus menerus mengalami kenaikan yang tinggi karena adanya inflasi dan pengetatan uang yang beredar dari bank sentral.
  4. Jauhi hutang , apapun jenis hutangnya
    Sebaiknya jangan sekali kali berhutang apapun jenisnya karena hal ini akan hanya membuat semakin kesulitan dalam melunasinya dan membuat anda semakin terlilit hingga tak mampu membayar hutang.
  5. Jangan membuka bisnis baru yang membutuhkan modal yang besar baik itu dari uang anda sendiri atau pinjaman.
    Membuka bisnis baru hanya akan membuka kesulitan baru. Krisis ini mengakibatkan tingkat konsumsi masyarakat berkurang dan bisnis kesulitan untuk berkembang.
    Apalagi jika bisnis dibuka atas modal pinjaman yang membuat pengusaha mengalami kesulitan membayar hutang bahkan hingga mengalami kerugian.
  6. Kumpulkan mulai sekarang sebanyak banyaknya kebutuhan Anda dan keluarga selama beberapa tahun kedepan
    Hal ini memang sebaiknya dipersiapkan secara baik karena kesulitan ekonomi inj akan berdampak buruk dan butuh beberapa tahun untuk recovery dan pemulihannya. Lebih parahnya lagi, PHK Besar besaran akan terjadi, serta pendapatan tetap juga akan hilang.
    Persiapan ini yakni dalam hal pangan dan kesehatan terutama, karena kita tidak akan tahu seberapa lama kondisi krisis dunia kali ini.
    Sebisanya melakukan upaya upaya persiapan yang dapat menunjang kehidupan kedepan. Mulai dari keuangan, beras, obat obatan, atau dalam bentuk tanaman sebagai makanan atau lain sebagainya.
  7. Lindungi diri anda dan keluarga dengan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.
    Asuransi kesehatan dan asuransi jiwa akan memberikan penjaminan serta perlindungan kehidupan anda dari segala hal yang mungkin dapat terjadi. Misalnya Ketika anda tak memiliki aset untuk perawatan kesehatan, maka jaminan kesehatan akan memberikan kemudahan akan perawatan kesehatan tersebut.
  8. Efisiensikan pengeluaran, hemat apa yang bisa dihemat dari operasional expenses.
    Merencanakan pengelolaan keuangan dengan baik untuk meminimalisir biaya kehidupan adalah yang terpenting. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban yang besar saat resesi dan dapat mempersiapkan anggaran untuk hal hal lain kedepannya.
  9. Stop dan hentikan gaya hidup berlebihan, seperti travelling, ganti gadget, pembelian barang barang bermerek serta kehidupan sosialita yang hedon.
    Hal ini adalah upaya untuk berhemat dan mengurangi biaya kehidupan agar kehidupan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
  10. Jangan menangkap pisau yang jatuh (don’t catch the falling knife)
    Hati hati karena nantinya memang akan bermunculan aset aset murah karena owner butuh uang, atau harga saham murah. Ketika itu anda nafsu untuk menyerok ingin membelinya selain itu juga seperti turunnya harga kripto dan lain sebagainya.
    Jangan tergoda akan hal tersebut karena tidak bisa diprediksi seberapa besar jurang kehancuran harga harga aset tersebut dan kita juga sulit memprediksi kapan harga aset akan naik dan normal lagi. Jangan pernah rakus untuk membeli sesuatu yang tidak jelas untungnya agar tidak mengalami kerugian yang besar.
  11. Jaga kesehatan biologi dan psikologi anda.
    Ini adalah hal yang paling penting diantara semua hal karena yang menentukan keberhasilan kehidupan anda adalah kesehatan mental dan psikologi anda. Anda akan dapat berfikir keputusan terbaik ketika anda dalam kesehatan psikologi yang baik.

Nah itulah persiapan yang harus dilakukan untuk menghadapi resesi 2023, beberapa hal tersebut perlu dilakukan secara hati hati dan persiapkan dengan sebaik baiknya.

Tinggalkan Balasan