Juni 22, 2024
Home » Penyebab Asi Seret! Busui Wajib Tahu!

Setiap ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk bayi nya termasuk pemberian nutrisi terbaik untuk bayi nya. Asi sangat baik untuk menunjang kesehatan dan pertumbuhan sang buah hati.
Nah ASI juga tinggi kandungan karbohidrat, terutama laktosa. Asi ini tidak hanya penting untuk otak, laktosa ini juga mencegah pertumbuhan bakteri jahat dan melancarkan pencernaan dan penyerapan kalsium serta mineral lainnya. berperan untuk membangun sistem antibodi tubuh dan menyediakan energi yang di butuhkan bayi untuk kelancaran proses metabolisme tubuhnya.
vitamin yang terkandung dalam ASI termasuk vitamin A, K, E, D, C, dan B
Kebaikan kandungan Asi ini tidak bisa di anggap sepele. Maka dari itu sebaiknya bayi di berikan komsumsi full asi agar bayi sehat.

Namun memang ada saja permasalahan berkaitan dengan produksi asi seperti asi yang tidak mau keluar, asi seret, produksi asi berkurang dan permasalahan lainnya.
Beberapa hal yang akan kita bagas di artikel ini adalah Penyebab Asi Seret yang Busui Wajib Tahu. Karena pengetahuan ini akan menghindarkan risiko asi seret dan tidak bisa keluar. Jadi simak artikel ini ya Bunda!

1. Asi seret karena stress atau Kelelahan

Memang Setelah melahirkan, naluri Ibu untuk merawat bayi akan datang sendiri. Namun, sebagian besar Ibu akan mengalami stress yang di sebabkan karena banyak overthinking. selain itu kurangnya tidur atau istirahat dan juga kelelahan dapat menjadi pemicunya. Kondisi ini mengakibatkan berkurangnya hormon oksitosin yang memiliki peran untuk memproduksi ASI. Nah oleh karena itu Sebaiknya, Ibu jangan terlalu stres dan kelelahan ya!

2. Asi seret karena mengkonsumsi Obat dan Kontrasepsi

Beberapa obat mengandung pseudoephedrine, dan lain lain bisa menurunkan produksi ASI lho! Selain obat obatan, Penggunaan kontrasepsi hormonal seperti suntik KB atau pil juga dapat mempengaruhi produksi ASI lho!
Jadi Kandungan estrogen dalam kontrasepsi hormonal dapat menjadi faktor yang mempengaruhi supply ASI, bahkan dapat menyebabkan penurunan produksi ASI lebih cepat.
Jika anda menginginkan untuk memproduksi asi secara maksimal maka Ada baiknya jika anda berhenti mengonsumsi obat tertentu dan kontrasepsi selama menyusui ya!

3. Asi seret karena Pemberian Susu Formula

Bila susu formula di berikan secara terus menerus dengan jumlah yang relatif banyak maka akan menyebabkan berkurangnya intensitas menyusui. Nah, hal Ini yang menyebabkan rangsangan produksi ASI dari payudara turun. Adaptasi dot dan puting juga akan lebih sulit untuk bayi karena sudah terbiasa dengan dot. Jadi sebaiknya hindari saja penggunaan dot dan susu formula agar kita tidak bergantung dengan susu formula.
Kini mulailah untuk memperbanyak menyusui bayi sesering mungkin.

4. Asi seret karena ibu Dehidrasi

Ibu yang menyusui harus memperhatikan asupan air putih untuk menjaga hidrasi tubuh secara optimal. Ketika anda tidak minum cukup air putih akan bisa berdampak pada volume dan kualitas ASI yang di hasilkan. Maka perbanyak minum air putih ya!

5. Asi seret karena Kurangnya intensitas menyusui

Nah, saat payudara kosong sebenernya Ibu mendapat sinyal untuk membuat lebih banyak ASI, jadi sebaiknya menyusuilah sesering yang di inginkan oleh bayi. Ibu yang sering menyusui bayi akan semakin banyak ASI yang di produksi. Bila jarang menyusui atau membatasi waktu maka akan mengakibatkan payudara kurang aktif memproduksi ASI.

6. Asi seret karena Pelekatan yang Tidak Tepat

Sebenarnya Pelekatan bayi itu sangatlah penting. Pelekatan yang baik puting pada mulut bayi akan membiasakan bayi menyusui dengan baik. Sebaliknya Pelekatan yang tidak sesuai ketika menyusui berdampak terhadap berkurangnya rangsangan untuk memproduksi ASI. Pelekatan yang tidak sesuai pada bayi ini mempunyai berbagai alasan misalnya bayi di biarkan terbiasa dengan dot jadi bayi tidak mau lagi minum asi ada masalah dengan lidah bayi.

7. Asi seret karena Waktu Menyusui yang Kurang Lama

Sangat Penting untuk memberikan waktu yang cukup setiap kali ibu menyusui bayi. Sebaiknya Biarkan bayi menyusu selama kira kira 10 hingga 15 menit pada setiap sisi payudara.
Jika bayi menyusu kurang dari waktu 5 menit, maka kemungkinan waktu tersebut tidak cukup bagi bayi untuk mengeluarkan ASI secara penuh dari payudara anda.
Jadi lama waktu menyusui juga akan menentukan produksi asi karena produksi asi sesuai dengan kebutuhan bayi. Maka waktu yang kurang bisa mengganggu rangsangan pada kelenjar payudara, sehingga dapat menurunkan produksi ASI. Yuk cek lagi waktu ibu menyusui dengan baik!

8. Asi seret karena Jarang Menyusui atau Pumping

Sebenarnya Produksi ASI sebagian besar tergantung pada supply and demand. Artinya, semakin sering bayi menyusu, produksi ASI bisa semakin meningkat sehingga anda dapat memberikan ASI dengan lebih banyak.
Jika produksi ASI bisa tiba tiba menjadi sedikit, bisa di cari tahu penyebabnya apakah anda jarang menyusui atau jarang pumping.

Hal ini bisa di karenakan ibu mulai kembali bekerja, jadi ibu tidak dapat menyusui langsung atau jarang memompa ASI secara teratur selama jam kerja. Atau memang ada keperluan yang membuat ibu jarang menyusui atau pamping.

Intinya seberapa sering dan seberapa banyak ASI keluar dari payudara merupakan faktor utama yang menentukan berapa banyak ASI yang di produksi. Dengan kata lain, semakin sering ASI di keluarkan dari payudara (melalui pompa payudara jika ibu tidak bisa menyusui langsung), akan semakin banyak ASI yang di produksi payudara. Jadi sebaiknya agar produksi asi meningkat, lakukan menyusui atau pamping 2-3 jam sekali setiap harinya.

9. Asi seret karena mengkonsumsi Makanan yang Mengurangi Produksi ASI

Memang banyak hal yang bisa menyebabkan produksi asi berkurang seperti pola makan yang buruk. Pasalnya Menjaga pola makan sangat di anjurkan untuk menghasilkan produksi ASI berkualitas.
Dalam meng asihi, Ibu harus mengonsumsi jenis makanan yang memiliki kandungan protein tinggi, seperti daging tanpa lemak, telur, susu, kacang kacangan, makanan laut ( yang rendah merkuri), di tambah biji bijian, sayuran dan buah buahan.

Lalu Sebaliknya, sebaiknya makanan yang menjadi penyebab asi berkurang termasuk makanan laut yang mengandung merkuri yang tinggi, kopi, alkohol dan peppermint harus di kurangi atau bahkan di hindari.
Sebaiknya pilihlah makan makanan yang sehat.
Bila Ibu makan berbagai makanan yang sehat saat menyusui maka akan mengubah rasa ASI lho! Ini akan membawa bayi pada selera yang berbeda, yang mungkin dapat membantu mereka lebih mudah menerima makanan padat di kemudian hari. Jadi, lebih baik ibu mengonsumsi makanan yang sehat, beranekaragam yang di anjurkan supaya menghasilkan ASI yang sehat.

Nah itulah pembahasan artikel kita kali ini Penyebab Asi Seret yang Busui Wajib Tahu. Dengan memahami beberapa hal yang kemungkinan bisa menjadi penyebab asi menjadi seret, ibu menyusui akan dapat mengantisipasi dan menghindari penyebab tersebut sehingga asi menjadi lancar dan sehat. Semoga artikel ini bermanfaat. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Tinggalkan Balasan