Mei 15, 2024
Home » Mengenal Istilah Syok Septik, Kegawatdaruratan Medis Berbahaya!

Meninggalnya salah satu pria obesitas di Tangerang yang banyak menarik perhatian yakni Fajri (27) membuat banyak orang penasaran dengan penyakit ini. Namanya adalah syok septik, kondisi ini rupanya bisa menimbulkan kegawatdaruratan medis. Dan bisa membuat penderitanya menjadi meninggal dunia jika menyebar ke berbagai organ tubuh.

Lantas, seperti apa sebenarnya kondisi syok yang satu ini? Apa penyebab dan gejalanya? Mari kita simak agar bisa belajar lebih lanjut dan menghindari penyakit berbahaya ini.

Pengertian dan Gejala Syok Septik

Pertama, mari kita cari tau apa sebenarnya pengertiannya? Syok sendiri adalah keadaan dimana darah di dalam tubuh tidak bisa mengalir dengan baik dan menyebabkan kegagalan dalam mengantarkan oksigen. Nah, kondisi ini sendiri sebenarnya bisa terjadi akibat banyak hal. Salah satunya karena sepsis. Sebagaimana yang kita ketahui, oksigen adalah bahan baku utama agar seluruh organ tubuh bisa berfungsi dengan baik. Jika tidak mendapatkan suplai oksigen yang mencukupi tentu akan berbahaya, bukan?

Sepsis sendiri adalah kondisi tubuh yang berbahaya sebagai sebuah umpan balik jika tubuh kita mengalami sejumlah infeksi. Walaupun sebenarnya sepsis ini termasuk kondisi mematikan, hanya saja masih bisa kita cegah dan bisa kita tangani jika terdeteksi lebih awal. Jadi sampai disini pasti paham mengapa keadaan syok ini berbahaya bukan?

Bagaimana dengan gejalanya? Ternyata ada beberapa tanda dan gejala yang bisa kita perhatikan seperti:

  • Denyut nadi meningkat lebih cepat hanya saja teraba lemah.
  • Demam (>38•)
  • Menurunnya tekanan darah namun tidak kembali membaik walaupun sudah mendapatkan terapi cairan sekalipun
  • Nafas cepat dan sesak
  • Sakit kepala
  • Urine sedikit atau bahkan tidak bisa berkemih sama sekali
  • Nyeri otot
  • Penurunan kesadaran

Bahkan ada juga kemungkinan pasien akan mengalami lonjakan gula darah.

Terapi dan Pertolongan Pertama

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, kondisi ini adalah salah satu kondisi mengancam jiwa. Namun jika terjadi maka bisa bawa langsung pasien atau penderita ke ruang gawat darurat. Beberapa upaya pertolongan yang akan dilakukan berupa:

  • Pertolongan pernafasan : seperti yang kita ketahui salah satu gejala adalah sesak dan nafas cepat. Maka pihak medis akan berupaya mempertahankan sistem pernafasan walaupun dengan alat bantu.
  • Cairan dan obat : Terapi cairan juga diperlukan agar tidak mengalami penurunan tekanan darah secara drastis. Dan juga obat penaik tekanan darah.
  • Antibiotik : Karena gejala Syok ini terjadi akibat respon infeksi. Maka sebisa mungkin memberikan terapi antibiotik.

Jika berhasil mengatasi gejala syok maka penderita akan selamat dari kegawatdaruratan tersebut.

Tinggalkan Balasan