Juni 17, 2024
Home » Catat! Ini Keistimewaan Bulan Sya’ban!
Malam Sya’ban

Apa sih bulan Sya’ban itu?
Syaban dalam bahasa Arab berasal dari kata syi’ab yang artinya jalan di atas gunung. Bulan ini kemudian menjadi kesempatan bagi umat muslim untuk melakukan ibadah dan memperkuat keimanan. Di dalam bulan Syaban terdapat sejumlah keutamaan lo! Baik peningkatan kualitas kehidupan di dunia maupun keimanan kepada Allah SWT. 
Bulan Sya’ban ini adalah bulan yang terletak setelah bulan Rajab dan sebelum bulan Ramadhan. Banyak orang yang melalaikan bulan sya’ban ini. Padahal, banyak keistimewaan yang terkandung dalam bulan ini. Pada artikel ini kita akan membahas mengenai Keistimewaan Bulan Sya’ban.

Selain bulan menjelang bulan Suci Ramadhan yang bisa di jadikan ajang pelatihan lantas ketaqwaan, Apa sajakah sih keistimewaan keistimewaan lainnya?

Keistimewaan Bulan Sya’ban adalah bulan di angkatnya amal

Inilah peristiwa spesial nan agung yang terjadi di bulan Sya’ban, pada bulan ini di angkatnya amal perbuatan kita oleh malaikat pencatat amal untuk di laporkan kepada Allah ‘azza wa jalla. Nabi suka saat amalan di angkat kepada Allah di bulan ini, beliau dalam kondisi baik, yaitu mengisinya dengan amalan puasa.
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan,

عمل العام يرفع في شعبان ؛ كما أخبر به الصادق المصدوق ويعرض عمل الأسبوع يوم الاثنين والخميس ، وعمل اليوم يرفع في آخره قبل الليل ، وعمل الليل في آخره قبل النهار . فهذا الرفع في اليوم والليلة أخص من الرفع في العام ، وإذا انقضى الأجل رفع عمل العمر كله وطويت صحيفة العمل

Amalan manusia dalam satu tahun, di angkat pada bulan Sya’ban. Sebagaimana dikabarkan oleh As-Shodiqul Mashduq (Orang yang jujur lagi dibenarkan, yakni Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) bahwa Sya’ban adalah bulan di angkatnya aml.
Usamah bin Zaid bertanya kepada Rasulullah SAW:

“Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihat Anda berpuasa dalam satu bulan sebagaimana Anda berpuasa di bulan Syaban.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda:

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

“Ini adalah bulan yang sering di lalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan di mana amal- amal diangkat menuju Rab semesta alam.

Istimewa Bulan Sya’ban adalah bulan Berpuasa

Sayyidah Aisyah RA berkata:

يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يُفْطِرُ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يَصُومُ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

“Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan, ‘Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak berpuasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat dia berpuasa lebih sering ketika di bulan Syaban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Sayyidah Aisyah RA berkata:

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

“Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Syaban. Terkadang hampir beliau berpuasa Syaban sebulan penuh.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Meneladani perilaku Rasulullah SAW tentang bulan sya’ ban ini sebaiknya kita sebagai Ummatnya juga memperbanyak amalan amalan baik kita agar saat amalan amalan kita di angkat, kita berada dalam keadaan baik. Misalnya ketika kita berpuasa.

Keistimewaan Bulan Sya’ban adalah Bulan pengampunan

Salah satu keistimewaan bulan Syakban terletak pada malam Nisfu Syaban. Di malam ini, Allah SWT mengampuni dosa- dosa hamba- Nya sehingga umat Islam haruslah mengisi malam Nisfu Syaban dengan serangkaian ibadah.

“Allah memandang semua makhluk-Nya pada malam nisfu Sya‘ban kemudian mengampuni dosa mereka kecuali dosa musyrik dan dosa kemunafikan yang menyebabkan perpecahan.” Hadits Riwayat Imam At- Thabrani dan Ibnu Hibban dari Mu‘adz bin Jabal

إن الله ليطلع ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن

“Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syaban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.”
(HR. Ibnu Majah, At Thabrani, dan disahihkan Al Albani)

Selain syirik dan orang munafiq, ada beberapa dosa yang tidak bisa serta merta diampuni pada malam nisfu Sya’ban yakni dosa dosa yang tergolong sebagai dosa besar.

Jadi, karena bulan Sya’ban adalah bulan penuh ampunan, maka sebaiknya kita isi dengan amalan amalan kebaikan. Seperti Membaca Al – Quran, berpuasa, mengerjakan shalat sunnah, dan lain lain agar dosa dosa kita diampuni Oleh Allah SWT. Selain itu, kita juga bisa memperbanyak istighfar.

Keistimewaan Bulan Sya’ ban adalah Bulan Nabi Muhammad SAW.

Saking mulianya, bulan Syaban juga sering disebut sebagai bulan Nabi Muhammad SAW lo!

Yap! Ada hadis Rasulullah SAW yang diriwayat Hasan berikut ini yang bisa anda simak:

عن الحسن مرسلًا أنه قال – صلى الله عليه وسلم -: رجب شهر الله، وشعبان شهري، ورمضان شهر أمتي

“Diriwayatkan dari hasan (hadist mursal) Rasulullah bersabda: bulan Rajab merupakan bulannya Allah dan bulan Syaban adalah bulanku (Rasulullah). Sedangkan bulan Ramadhan merupakan bulannya umatku (Nabi Muhammad)”.

Bukti lain yang menunjukkan bulan Syaban adalah bulan Nabi Muhammad adalah karena turunnya Surat Al Ahzab ayat 56.

Di dalamnya menyatakan Allah SWT dan para malaikat bersolawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Sesungguhnya Allah beserta para malaikat- Nya bersolawat kepada Nabi, wahai orang – orang yang beriman bersolawatlah kepada Nabi serta berikan salam kepadanya”.

Nah, dengan mengetahui keistimewaan keistimewaan bulan Sya’ban ini, hendaklah kita semakin giat melakukan amalan amalan kebaikan di Bulan Sya’ban seperti Rasulullah SAW dan Meneladani sifat sifat beliau. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk anda dan Allah senantiasa membantu Anda dalam ketaqwaan.

Tinggalkan Balasan