Juni 25, 2024
Home » Hal hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berinvestasi di Pasar Modal!

  1. Pahami dan Pelajari Caranya Terlebih dahulu
    Memahami dan mempelajari ini meliputi banyak aspek seperti instrumen instrumen produk dan juga teknik teknik berinvestasi di pasar modal.
    Selain itu, informasi mengenai cara berinvestasi juga sudah banyak, mulai dari jenisnya, cara memulainya, cara analisanya, baik dan buruknya, serta mitos dan faktanya.
    Jika anda merupakan investor pemula dalam saham misalnya, ada baiknya Anda mempelajari teknik analisa saham terlebih dahulu. Jenis analisa saham yang sesuai dengan Anda yang ingin menjadi investor saham adalah analisa saham secara fundamental.
    Analisa saham ini digunakan untuk menilai sebuah perusahaan layak untuk dibeli atau tidak. Langkah pertama yang harus Anda tentukan sebelum berinvestasi saham adalah memikirkan apakah tujuan investasi Anda.
    Selain itu, ada analisa teknikal juga. Sesuai namanya, analisa teknikal ini melibatkan pendekatan teknis dengan penggunaan dua metode yakni metode klasik menggunakan chart harga saham sedangkan metode modern menggunakan indikator dengan algoritma atau rumus statistik untuk bisa menggambarkan grafiknya.
    Melalui analisa teknikal ini , investor dapat melihat kondisi pasar saat ini berdasarkan histori harga di masa lalu. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan gambaran pergerakan harga saham di masa yang akan datang.
    Selain itu, banyak sekali cara cara/ metode dan ilmu berinvestasi yang harus dipelajari anda sebagai pemula.
  2. Menggunakan dana lebih untuk berinvestasi
    Menggunakan dana yang lebih dan diluar kebutuhan pribadi yang primer sangatlah penting dan perlu diperhatikan karena investasi ini memiliki sifat yang berisiko.
    Tak hanya itu, uang yang digunakan untuk belanja harian dan sekolah juga tak boleh digunakan untuk investasi saham. Hal ini tak terlepas dari risiko yang harus di hadapi.
    Jika menggunakan dana kebutuhan sehari hari ini maka jika tidak mendapatkan keuntungan atau mendapatkan kerugian akan dapat menghambat kelangsungan kelancaran kehidupan. Satu hal lagi yang perlu diingat bahwa dalam berinvestasi tidaklah mudah mencairkan dana setelah diinvestasikan karena butuh waktu yang tak terprediksi ketika investasi menunjukkan nilai yang tinggi ketika di cairkan atau dijual.
    Sebaiknya, uang yang digunakan untuk melakukan investasi saham sebaiknya adalah uang yang tak digunakan selama 5 tahun ke depandepan untuk menghindari risiko risiko yang mungkin akan terjadi.
  3. Hati hati, jangan mudah untuk terbujuk suatu rayuan

Investasi di pasar modal sifatnya adalah memiliki penilaian tersendiri dan sesuai dengan portofolio yang baik sesuai perhitungan pribadi.
Nah, apabila ada tawaran terhadap produk yang bernilai tinggi dan cenderung mengandung janji janji manis hendaknya diperhatikan secara baik baik mungkin hal itu hanyalah iming iming belaka yang sifatnya sangat berisiko.
Zaman sekarang marak influencer, pompom saham, dan investasi bodong yang ngaku berizin dari OJK yang mengajak dan bujuk investor untuk investasi di produk tertentu dengan iming iming imbalan dan hasil yang tinggi. Maka hal ini harus menjadi perhatian.
Adapun prinsip yang berlaku dalam investasi yakni, semakin tinggi imbal hasil, maka akan semakin tinggi tingkat risikonya. Sehingga jika ada penawaran menggiurkan terkait imbal hasil yang tinggi, namun dengan iming iming risiko yang rendah, maka patut untuk diwaspadai. (High risk high return, low risk, low return).

  1. Jangan berinvestasi menggunakan dana pinjaman
    Berinvestasi menggunakan dana pinjaman hanya akan menambah beban bagi diri sendiri. Hutang itu sendiri akan semakin bertambah seiring waktu, padahal investasi memiliki sifat dan risiko dan tidak tetap. Belum tentu dengan waktu sekian akan dapat menutup hutang hanya dengan berinvestasi kecuali anda menggunakan dana hutang sebagai dana yang digunakan untuk berputar dan berbisnis yang keuntungannya cenderung stabil dan menjanjikan.

Apalagi, jika pinjaman itu adalah pinjaman online yang sifatnya ilegal. Maka anda akan terjebak dengan hutang yang semakin banyak dan semakin mengalami penumpukan. Bisa bisa, meskipun investasi mendapatkan hasil dan keuntungan namun bunga untuk membayar hutang juga sangat tinggi dan hal tersebut akan menyebabkan hutang menjadi tidak ter cover.

  1. Pastikan bahwa investasi tersebut adalah investasi legal dan memiliki izin atas usahanya.
    Memastikan bahwa investasi tersebut legal adalah hal yang paling utama karena hal itu akan merugikan diri sendiri dan berisiko besar terhadap dana investasi kita yang telah disetorkan. Apabila bisnis tersebut ilegal maka kita sendiri yang akan mengalami kerugian yang besar. Jika tidak aman dan terdaftar secara resmi, niat mendulang untung justru bisa jadi buntung loh! Maka anda harus berhati hati! Cek selalu legalitas produk dan lembaga jasa keuangan ya!
  2. Lakukan diversifikasi terhadap produk investasi
    Diversifikasi ini maksudnya kita tidak hanya berinvestasi di satu produk namun pada banyak produk. Karena risiko kerugian atas satu produk akan diminimalisir akan adanya produk investasi lain yang mungkin mengalami keuntungan.

Sebagai investor saham, anda perlu membuat sebuah portofolio saham. Di dalam portofolio saham ini, anda dapat memasukkan seluruh informasi aset saham yang dimiliki.
Portofolio saham memiliki fungsi secara umum sebagai bahan evaluasi para investor. Disini anda dapat menelaah seluruh informasi aset saham yang dimiliki, apakah ada aset saham yang mengalami penurunan atau aset mana yang mengalami peningkatan.
Hal ini akan menjadi informasi dan data untuk anda dalam pengambilan keputusan mengenai investasi mana yang harus di hold (dipertahankan) atau investasi mana yang harus dijual (dilepaskan)

Nah, inilah hal hal yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi di pasar modal. Semoga Artikel ini bermanfaat untuk pembaca!

Tinggalkan Balasan