Mei 15, 2024
Home » Duduk Lama Meningkatkan Resiko Kematian Dini? Ini Faktanya!

Tahukah anda jika duduk dari 6-8 jam setiap hari secara rutin bisa meningkatkan resiko kematian dini? Ini bukan hanya opini yang mengada-ngada loh. Tapi, hal ini berdasarkan penelitian. Dimana hasil menyatakan duduk lama bisa meningkatkan resiko kematian dini. Kenapa? Padahal, kebanyakan pekerja terkadang bisa duduk sampai 10 jam lebih di kantor mereka. Apalagi jika harus lembur, bukan? 

Ternyata, selain begadang atau kebiasaan sering tidur telat pada malam hari. Sekarang para peneliti kesehatan juga menemukan sebuah fakta baru. Dimana orang yang duduk lama bisa meningkatkan resiko kematian apalagi jika anda lakukan secara berulang dan setiap hari. Bagaimana bentuk dari penelitian duduk lama bisa meningkatkan resiko kematian dini ini?

Penelitian Duduk Lama Bisa Meningkatkan Resiko Kematian Dini

Pertama-tama, mari kita simak bagaimana sebenarnya hasil dari penelitian kesehatan yang mencengangkan tersebut. Apa hubungannya duduk lama dengan meningkatnya resiko kematian? Apakah memang berbahaya jika duduk lebih dari 8 jam setiap harinya? Anda mungkin masih asing dengan istilah berikut “sitting is the new smoking“. Namun, begitulah informasi lapangan yang peneliti dapatkan. Bahkan menurut seorang ahli, duduk selama 6 jam saja bisa membuat olahraga anda selama 1 jam hilang begitu saja.

Wah, sefatal itukah? Padahal, banyak sekali yang harus duduk atau bekerja dengan kondisi duduk setiap harinya. Bahkan rata-rata diatas 8 jam loh! Pastinya anda sendiri pasti sering duduk lama dalam sehari. Jadi, bagaimana sebenarnya pola hubungan kematian dini dengan duduk lama?

Penelitian mengatakan jika kematian setiap tahunnya terjadi karena faktor duduk lama lebih dari 3 jam tanpa berpindah-pindah alias duduk menetap. Angka kematian karena kebiasaan duduk ini mencapai 4% dari seluruh penyebab kematian lainnya. Salah satu jurnal yakni American Journal of Preventive Medicine ini menggunakan sampel dari 54 negara berbeda. Kurun waktu penelitian sampel tersebut dari data tahun 2002-2011. Dan iya, memang ada efek duduk terlalu lama dengan peningkatan resiko kematian.

Apa Hubungan Duduk Dengan Kematian?

Duduk adalah perilaku alamiah kita sebagai manusia. Lantas, apa sebenarnya hubungan duduk dengan resiko kematian? Berikut beberapa efek duduk lama dengan kesehatan tubuh, yakni:

  • Penurunan Fungsi Otot : selama kita berdiri maka akan ada banyak otot dalam tubuh mendapatkan latihan fisik setiap harinya. Walaupun membuat anda cukup lelah, ternyata aktivitas melatih otot ini ada manfaatnya. Terutama mencegah penyakit beresiko berat terhadap kematian. Seperti diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskuler dan kanker. 
  • Meningkatkan Resiko Stress Tulang Belakang : Apakah anda tahu jika posisi alami kita untuk rileks bukanlah duduk namun jongkok? Nah, jika anda duduk diam terlalu lama maka akan membuat tulang belakang stress hingga mudah cedera. Jadi, alih-alih duduk diam cobalah untuk gunakan posisi jongkok.
  • Pembekuan Pada Pembuluh Darah Vena : Biasanya orang-orang yang harus duduk diam selama lebih dari 10 jam berpotensi mengalami masalah ini. Dan, jika tidak teratasi maka akan menjadi emboli Paru, tentu saja berbahaya hingga mematikan.

Apakah Ada Solusinya?

Selalu ada solusi untuk setiap masalah. Seperti solusi dari duduk lama meningkatkan resiko kematian dini ini. Solusinya juga tidak terlalu sulit, yaitu:

  • Cobalah gerakan badan anda. Berolahraga ringan selama 1-2 jam setelah anda duduk diam.
  • Jika anda lelah karena kebanyakan berdiri, ambil posisi jongkok.
  • Gunakan standing table jika anda harus menulis atau mengetik dalam waktu lama agar tidak selalu menggunakan posisi duduk.

Itu tadi solusi yang bisa anda gunakan, stay healthy ya guys!

Baca juga : 5 Jenis Olahraga Untuk Penderita Penyakit Jantung Yang Disarankan

Tinggalkan Balasan