Mei 22, 2024
Home » Kehamilan Berisiko Tinggi Karena hal 4 TERLALU!
kehamilan berisiko

Kehamilan adalah saat yang selalu di tunggu -tunggu oleh semua anggota keluarga. Tidak bisa dipungkiri bahwa adanya anak adalah rezeki untuk orang tuanya. Setiap kehidupan baru yang lahir di tengah anggota keluarga menjadi pelengkap kehidupan keluarga.
Proses Kehamilan adalah sesuatu yang membahagiakan, namun juga membutuhkan fisik yang kuat untuk proses kehamilan dan juga melahirkannya. Selain kondisi fisik dan kesehatan.
Kehamilan dalam usia yang ideal juga menentukan kelancarannya. Namun, ketika fisik, kondisi tubuh dan juga usia tidak mendukung kehamilan, maka kehamilan akan merujuk pada risiko yang tinggi akan terjadinya gangguan kesehatan. Nah, ada Kehamilan Berisiko Tinggi Karena 4 Terlalu yang perlu anda ketahui dan akan di bahas secara lengkap dalam artikel kali ini. Apa sajakah itu?

Kehamilan Terlalu Muda

Sebenarnya hamil pada saat terlalu muda juga tidak baik bagi kesehatan lo!
Terlalu muda ini saat Ibu hamil pertama di usia kurang dari 21 tahun. Pastinya Hal ini harus di hindari karena kondisi rahim dan panggul belum berkembang secara optimal. Jadi fisik belum sepenuhnya siap untuk melakukan proses kehamilan dan juga proses persalinan.
Selain kondisi fisik, kondisi mental ibu juga belum siap untuk menghadapi kehamilan dan belum siap menjalankan peran ibu.
Bahayanya pada kehamilan terlalu muda ini yaitu Bayi yang di lahirkan berpotensi menjadi prematur (di lahirkan sebelum waktunya)
Selain itu, juga berpotensi terjadi pendarahan yang berakibat pada kematian sang Ibu dan bayinya
Selain itu Berpotensi dan memiliki risiko yang tinggi mengalami kangker leher rahim
Kesiapan mental yang kurang ini juga mengakibatkan Kurang optimalnya ibu dalam memelihara dan merawat bayi dengan baik.
Nah, itulah alasan hamil terlalu muda membahayakan dan tidak tepat untuk dilakukan.
Sebaiknya, menunda kehamilan hingga usia diatas 21 tahun adalah cara terbaik untuk proses ketepatan kelahiran sang buah hati agar ibu dan anak juga semakin sehat.

Kehamilan terlalu Tua

Hamil pada saat yang Terlalu tua adalah saat ibu hamil pertama pada usia lebih dari 35 tahun. Hamil dan melahirkan pada usia ini harus di hindari karena banyak bahaya yang dapat mengintainya.
Kehamilan dalam usia ini mengakibatkan Kesehatan dan fungsi rahim ibu sudah mulai menurun jadi risiko gangguan kesehatan akan besar. Selain itu, kehamilan saat ini berpotensi mengalami komplikasi medis dan perdarahan, Berpotensi mengalami gangguan preeklamsi, ketuban pecah dini (KPD), dan juga kelahiran prematur.
Kehamilan kali ini dapat menyebabkan kematian pada ibu dan bayinya, bahkan sangat berpotensi mengalami kangker leher rahim.
Jadi, hindari kehamilan yang terlalu tua ya!

Kehamilan terlalu dekat

Terlalu dekat jarak antar kehamilan akan berbahaya bagi kehamilan. Jarak antara kehamilan pertama dengan berikutnya kurang dari 3 tahun ini di anggap tterlalu dekat. Kehamilan terlalu dekat ini harus di hindari karena dapat Berpotensi mengalami keguguran, anemia, cacat bawaan, dan bayi lahir prematur, Pertumbuhan dan perkembangan bayi kurang optimal karena jarak kelahiran dengan anak sebelumnya terlalu dekat.
Selain itu, kurangnya waktu ibu untuk merawat dan menyusui bayinya akan mengganggu seluruh aktivitasnya. Perhatian dari orang tua kepada anak juga tidak dapat maksimal karena terbagi.
Jadi, usahakan jarak kehamilan lebih dari 3 tahun ya!

Kehamilan Terlalu sering dan terlalu banyak

Kehamilan yang terlalu sering atau terlalu banyak sebaiknya juga di hindari karena menimbulkan banyak gangguan kesehatan dan juga gangguan dalam aktivitas.
Terlalu sering membuat Tumbuh kembang anak kurang optimal karena ketidak fokusan dalam perawatan kehamilan dan juga perawatan anak.
Bahaya lainnya menyebabkan daya tahan tubuh ibu menurun sehingga mudah terserang penyakit, dan munculnya gangguan kondisi kesehatan reproduksi pada ibu.
Selain itu, Kurangnya waktu ibu merawat dirinya menyebabkan tingkat kesehatan, dan juga kewarasan ibu terganggu. Akibat ibu akan mudah mengalami stress.
Dampak buruknya dalam Keluarga menjadi kurang harmonis karena adanya beban ekonomi yang berat sehingga sering terjadi pertengkaran yang mengakibatkan perceraian.

Karena kehamilan ini sangat rentan akan bahaya kesehatan dan juga bahaya bahaya lainnya, maka sebaiknya perencanaan reproduksi harus dengan memperhatikan fase reproduksi sehat. Hal itu Untuk menghindari kondisi keempat kehamilan yang berisiko (4 terlalu), sebagai calon pasangan remaja sebaiknya merencanakan reproduksi yang sesuai dengan fase reproduksi sehat, fase reproduksi sehat merupakan suatu masa/ waktu/ periode tertentu yang baik untuk merencanakan kehamilan. Jarak antara kedua kelahiran sebaiknya 2 – 4 tahun.
Rencana reproduksi yang paling baik di lakukan oleh perempuan yakni menunda perkawinan hingga mencapai usia ideal, namun apabila gagal maka sebaiknya diupayakan untuk menunda kehamilan anak pertama hingga mencapai usia 21 tahun.
Itulah pembahasan kita mengenai Kehamilan Berisiko Tinggi Karena 4 Hal Yang Terlalu. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda khususnya yang akan merencanakan kehamilan dengan berkualitas.

Tinggalkan Balasan