Mei 22, 2024
Home » Penggemar Sate Awas! ini Bahayanya!

Siapa yang tidak tahu makanan Indonesia yang satu ini. Dari bau harum lezatnya sangat mudah sekali mengenalinya. Ya! Memuaskan!
Makanan ini digemari oleh banyak orang lo! Bahkan dari semua kalangan.
Sate, umumnya terdiri atas dua komponen utama, yaitu daging yang ditusuk dan dibakar dan juga bumbu kacang.
Rasa khas sate ini di sukai oleh semua usia mulai dari anak anak hingga orang dewasa.
Tak bisa dipungkiri Dengan rasanya yang lezat dan juga harga yang terjangkau, tidak heran bila sate ini menjadi salah satu kegemaran masyarakat lo!

namun bagi Penggemar Sate Awas! ini Bahayanya!

Kandungan sate secara Umum

Kita Simak terlebih dahulu kandungan sate yuk!
Sate memiliki komponen utama yakni daging. Daging yang digunakan bisa sangat bervariasi, tapi umumnya olahan ini menggunakan daging ayam, daging sapi, ataupun daging kambing dan lain lain.
Karena bahan baku sate biasanya daging, maka pada umumnya sate tinggi akan protein dan juga lemak lo!
Selain dari daging, kandungan protein dan lemak pada sate juga bertambah dari bumbunya yakni bumbu kacang yang terbuat dari bahan dasar kacang tanah dan minyak.
Dengan demikian apabila dilihat dari kandungannya, sate secara umum merupakan makanan yang berkhasiat lo!
Makan sate akan sangat cocok untuk asupan energi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, ada beragam zat gizi yang terkandung dalam sate yang mampu memenuhi kebutuhan gizi harian.
Bahan bahan yang digunakan dalam bumbu sate juga mengandung berbagai zat yang tidak kalah bermanfaat untuk tubuh. Bahan bahan lain tersebut yakni seperti bawang merah yang mengandung antioksidan dan kemiri mengandung zat antiradang berupa asam linoleat, dan bahan bahan lain.
Jadi, pada intinya, sate memiliki kandungan yang baik untuk tubuh ya!

Pandangan banyak Orang Mengenai Sate

Terkadang Orang orang menghindari mengkonsumsi sate karena takut akan risiko penyakit darah tinggi alias hipertensinya.
Sementara orang orang yang lain memilih tidak mengonsumsi hidangan ini karena bagian yang gosong dari sate kabarnya berakibat buruk bagi kesehatan. Memang banyak orang yang meyakini bahwa makan makanan yang dibakar, seperti sate atau steik, dapat menyebabkan kanker.
Pecinta Sate beranggapan bahwa tidak akan menolak makanan selezat ini. Jadi fakta mana yang benar mengenai Sate?

Fakta dari makanan sate

Dalam penelitian, daging bakar mengandung senyawa karsinogen (pemicu kanker), yaitu heterocyclic amine (HCA) dan polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH) yang terbentuk akibat proses pembakaran.

Memasak daging dengan suhu tinggi akan menghasilkan zat kimia penyebab kanker berupa amina heterosiklik (HCA).
HCA terbentuk dari asam amino, glukosa, dan kreatin yang terdapat pada otot sapi, ayam, atau kambing yang bereaksi terhadap suhu tinggi.
Sementara itu, PAH terbentuk saat lemak dari daging terkena api secara langsung tanpa ada perantara.

Selain itu ketika memanggang. Jika lemak menetes ke panggangan, api yang terbentuk juga akan menutupi daging dengan hidrokarbon poliaromatik (PAH).
Penelitian menunjukkan bahwa PAH juga berperan dalam proses perkembangan kanker pada manusia.
Meski begitu, sebagian besar penelitian tersebut menggunakan HCA dan PAH dalam dosis yang tinggi.
Namun memang, apapun jenis dagingnya jika dipanggang dalam suhu yang lebih dari 150 °C, daging tersebut cenderung membentuk HCA.
Efek konsumsi makanan gosong sebenarnya bisa mengubah DNA di dalam tubuh ketika zat zat tersebut dicerna oleh enzim tertentu. Proses ini disebut bioaktivasi.
Perubahan DNA dalam sel bisa mengarah pada kemunculan mutasi yang menyebabkan kanker.

Apakah Makan Makanan sate Gosong Bisa Lansung Memicu Kanker ?

Selain itu, penelitian efek zat karsinogen dari makanan gosong pada manusia umumnya mendapati hasil yang beragam. Beberapa hasil menemukan hubungan yang kuat dan beberapa lainnya tidak. Hal ini bisa terjadi karena zat tersebut bereaksi tak sama pada setiap orang. Tidak adanya metode pengukuran kadar zat yang seseorang konsumsi juga menjadi penyebabnya.
Jadi, uji klinis jangka panjang tetap diperlukan untuk mengevaluasi konsumsi makanan yang bersifat karsinogenik dapat meningkatkan risiko kanker pada manusia.
Dalam hal ini makan makanan yang di bakar mungkin tidak akan secara langsung memicu kanker. Namun benar bahwa makan makanan gosong meningkatkan risiko kanker, demikian pastinya karena anda mengonsumsinya secara berlebihan.
Bagaimana jika tidak dikonsumsi secara berlebihan?
Tentunya, hal tersebut tidak akan berpengaruh besar dalam peningkatan risiko nya.
Yang harus diwaspadai adalah ketika seseorang menggemari makanan sate secara berlebihan. Seperti memakan sate dengan jumlah banyak dan sering sekali. Hal ini tentu tidak akan baik bagi kesehatan. Memakan makanan apapun secara berlebihan adalah hal yang tidak baik bukan?

Bahaya Penyakit Kanker

Penyakit kanker adalah penyebab kematian tertinggi kedua di dunia. Banyak penelitian yang bilang bahwa satu alasan pesatnya peningkatan jumlah pasien kanker itu karena kebiasaan makan dan gaya hidup harian kita.
Makan banyak makanan tertentu secara rutin juga bisa menaikkan risiko penyakit kardiovaskular dan kanker.
Salah satunya dengan sering menyantap makanan yang gosong tersebut.

Sate Dapat Menyebabkan Tekanan darah tinggi

Secara Umum di lihat dari kandungan sate, Daging merah seperti daging sapi, domba, dan kambing memang dapat meningkatkan tekanan darah.
Namun jangan khawatir Anda tidak akan secara langsung tiba tiba mengalami hipertensi hanya karena mengonsumsi beberapa tusuk daging sate ya! Pastinya hal tersebut terjadi kalau anda terlalu sering menyantapnya!
Banyak studi telah menunjukkan bahwa hipertensi lebih berkaitan dengan konsumsi daging merah yang berlebihan. Apalagi jika Anda memilih potongan daging yang tinggi lemak. Jadi untuk terhindar dari bahaya bahaya tersebut sebaiknya anda tidak mengkonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan ya!

Cara menghindari bahaya dari makanan gosong dan menurunkan risiko penyakitnya

Sebenarnya hingga saat ini, belum ada pedoman khusus yang mengatur terkait konsumsi HCA dan PAH pada seseorang.
Di sisi lain juga tidak mengharuskan seseorang berhenti makan makanan yang digoreng, dipanggang, atau dibakar.

Namun ada tips tips khusus Untuk mengurangi asupan kadar zat kimia yang bersifat karsinogenik dari makanan makanan yang anda konsumsi tersebut, Anda bisa melakukan beberapa hal pencegahan seperti berikut ini:

  1. Memasak makanan hingga kuning, bukan sampai berubah terlalu kecokelatan bahkan kehitaman.
  2. Sebaiknya anda menghindari memasak daging dengan api secara langsung atau pada permukaan logam yang panas, terutama dalam suhu yang sangat tinggi.
  3. Gunakan microwave untuk mematangkan daging sebelum bersentuhan dengan panas tinggi untuk menyelesaikan proses pemasakan.
  4. Cara memasak daging tepat dengan terus dibolak balik untuk mengurangi pembentukan HCA pada makanan tersebut.
  5. Sebaiknya hilangkan bagian gosong dari daging dan makanan yang akan anda konsumsi.
  6. Selain itu, Hindari membuat saus atau bumbu dari cairan yang keluar dari daging yang sudah dimasak. Kedua hal ini mengandung PAH dan HCA yang cukup tinggi.
  7. Sebaiknya imbangi mengkonsumsi daging sate dengan makanan berserat dan ber vitamin lainnya seperti buah, sayuran, biji bijian, susu bebas lemak, dan daging yang rendah lemak.
  8. Batasi mengkonsumsi sate secara berlebihan.
  9. Batasi pula mengkonsumsi lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, garam, dan gula tambahan dalam asupan makanan sehari hari.
  10. Terapkan pola hidup sehat dan jangan lupa berolahraga untuk membakar lemak tubuh dengan baik.

Itulah pembahasan kita dalam artikel ini terkait dengan bahaya sate dan juga tips tips agar terhindar dari risiko penyakit tertentu. Jadi bagi penggemar Sate Awas! ini Bahayanya!

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Tinggalkan Balasan