Mei 18, 2024
Home » Panduan Cara Menanam Sawi Hidroponik Cepat Panen

Salah satu metode penanaman sawi yang paling efektif dan memberikan panen yang melimpah adalah dengan cara hidroponik. Bagaimana cara menanam sawi hidroponik? Adalah sistem yang menggunakan air sebagai unsur penting dalam penanaman dan tidak menggunakan atau meminimalisir penggunaan tanah.

Jadi, akan ada sejenis wadah khusus yang digunakan untuk penanaman sawi tersebut. tapi, bisa juga memodifikasi tempat penanaman hidroponik menggunakan botol bekas. Berikut penjelasan lebih lanjut.

1. Persiapkan Alat Beserta Bahan

Untuk bisa menghasilkan metode terbaik, tentunya kita memerlukan bahan dan alat-alat yang diperlukan, yaitu:

  • Benih sawi unggulan
  • Botol air mineral atau botol bekas yang bisa dipotong.
  • Alat untuk memotong botol seperti pisau tajam maupun menggunakan gunting.
  • Alat yang nantinya bisa melubangi bagian tutup botol seperti paku maupun bor mesin.
  • Media untuk penyemaian bibit. Biasanya dianjurkan menggunakan rockwool, karena lebih steril lebih mudah menyimpan air dan tingkat keberhasilan lebih besar.
  • Abu sekam sebagai media tanam.
  • Air bersih dan nutrisi hidroponik seperti AB mix.
  • Kain flanel atau menggunakan sumbu kompor yang bersih.

2. Melakukan Upaya Pembibitan

Dan setelah semua bahan dan alat yang kita perlukan sudah anda siapkan. Maka kita bisa memulai proses penyemaian bibit atau pembibitan. Agar bisa mendapatkan hasil bibit yang lebih efektif, berikut panduan cara menanam sawi hidroponik:

  • Gunakan wadah untuk meletakkan rockwool seperti sebuah nampan bersih.
  • Potonglah media semai atau rockwool ini menjadi beberapa bagian kecil.
  • Taburkan 1 hingga 2 biji sawi yang akan kita semaikan ke dalam rockwool. Namun, usahakan anda sudah membasahi rockwool tersebut dengan air bersih sebelumnya. Jangan sampai terlalu banyak atau menggenang cukup buat media semai ini menjadi lembab.
  • Tutup nampan yang berisikan rockwool beserta biji sawi dengan plastik hitam atau letakkan di tempat yang lebih gelap.
  • Biasanya, proses perkecambahan biji sawi akan berlangsung dari 1 hingga 2 hari setelah penyemaian biji. 
  • Dan misalnya saja proses perkecambahan biji sudah berlangsung, maka pindahkan nampan tersebut ke tempat yang tidak terlalu terik.
  • Jangan lupa untuk selalu menyemprotkan air ke rockwool untuk menjaga kelembaban yang kita perlukan.

3. Membuat Media tumbuh

Nah, ini adalah tahapan dimana kita akan membuat media untuk penanaman atau tempat pertumbuhan dari bibit sawi nantinya. Jika ingin lebih praktis, maka bisa langsung membeli pot atau set untuk penanaman hidroponik yang sudah dijual secara bebas di pasaran. Namun, kali ini kita akan belajar sedikit untuk meminimalisir pembelian. Kita akan memanfaatkan botol bekas. Berikut cara cara menanam sawi hidroponik dengan alat manu tersebut :

  • Belah botol bekas tersebut menjadi 2 bagian, pastikan pembelahan bagian atas dan bagian bawah sama panjang.
  • Gunakan bor atau paku untuk membuat lubang pada bagian tutup botol. Besarnya lubang kita sesuaikan dengan ukuran sumbu kompor atau kain flanel yang akan kita gunakan.
  • Kemudian masukan sumbu atau kain falanel pada bagian luabang yang sudah kita buat sebelumnya. Tumpukan bagian atas agar tidak merosot ke bawah.
  • Kemudian isi dengan arang sekam di atasnya.

4. Memindahkan Bibit

Langkah selanjut setelah ketiga langkah di atas dilakukan adalah memindahkan bibit sawi yang telah kita semaikan sebelumnya. Biasanya, bibit yang sudah mencapat 3-5 cm tingginya sudah bisa kita pindahkan ke dalam wadah hidroponik tersebut. berikut cara untuk melakukan transplantasi atau pemindahan bibit sawi :

  • Ketika hendak mencabut bibit, usahakan rockwool dalam keadaan basah agar tidak melukai akar dan tidak membuat batang menajdi patah. 
  • Benamkan bibit yang sudah dipisahkan dari rockwool kedalam media tanam arang sekam yang sebelumnya telah disiapkan.
  • Kemudian letakan wadah ini pada potongan botol bagian bawah. Satukan dengan cara terbalik kedalam.

5. Perawatan 

Untuk masalah perawatan, ini sebenarnya tidak sulit. Hal penting yang harus diketahui adalah menjaga cairan nutrisi hidroponik agar tanaman bisa mendapatkan nutrisi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Nutrisi hidroponik yang biasa kita gunakan adalah pupuk cair AB mix. Dan usahakan nutrisi ini selalu tersedia dan tanaman tidak pernah kekurangan nutrisi selama masa pertumbuhan dan sebelum panen.

6. Masa Panen

Dan biasanya, jika menggunakan metode hidroponik yang benar dan tidak pernah kekurangan nutrisi, maka sawi ini sudah bisa kita panen setelah 3 bulan penanaman. Lakukan pencabutan dari dalam botol atau wadah taman secara perlahan.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam sawi hidroponik. Semoga menginspirasi!

Baca Juga : 8 Tahapan Cara Menanam Kangkung Hidroponik Anti Gagal

2 thoughts on “Panduan Cara Menanam Sawi Hidroponik Cepat Panen

Tinggalkan Balasan