Juli 21, 2024
Home » Benarkah Protein Makanan Penunda Menopause?

Tingkat kesuburan pada wanita berbeda-beda jangka waktunya. Ada yang masih subur hingga mereka berusia lanjut dan ada yang sudah menopause di usia muda. Lantas, benarkah ada hubungan antara protein makanan penunda menopause ini?

Ternyata, penelitian dari kesehatan yang sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya menyatakan memang ada hubungan antara pola makan dan menopause. Bahkan, banyak kesimpulan yang mengatakan jika makanan yang sering anda konsumsi memiliki jumlah karbohidrat tinggi. Hal ini bisa mempercepat proses menopause.

Sebaiknya, jika anda mengkonsumsi lebih banyak sayuran dan protein. Hal ini justru bisa menunda menopause loh! Menopause ini bisa kita tandai dengan berhentinya masa menstruasi secara normal.

Sebagian wanita memang tidak mengalami periode menstruasi secara teratur. Namun, jika sudah masuk masa menopause, maka setidaknya anda tidak akan mendapatkan menstruasi berturut-turut selama 12 bulan. 

Apa Saja Yang Terjadi Ketika Mengalami Masa Menopause?

Secara umum menopause diartikan sebagai masa tidak subur lagi. Hal ini terlihat dari penurunan dari kadar hormon estrogen. Tidak akan ada lagi sel telur yang bisa untuk menjadi cikal bakal pembuahan dan perkembangan janin.

Biasanya umur rata-rata mengalami menopause adalah 45 hingga 50 tahun. Namun, bagaimana jika diatas umur 50 tahun seorang wanita masih subur? Sebenarnya hal ini bisa saja terjadi. 

Apalagi, sekarang sudah ada hasil penelitian yang menyatakan adanya hubungan antara makanan dan menopause. Beberapa penelitian tersebut mendapatkan hasil seperti berikut:

  • Wanita dengan berat badan kurang (malnutrisi) lebih beresiko mengalami menopause setidaknya 4 tahun lebih awal.
  • Wanita yang memiliki berat badan ideal atau lebih berisi membuat mereka mengalami menopause di usia tua.
  • Sedangkan yang terbukti sering mengkonsumsi protein dan sayuran bisa mengalami menopause jauh lebih lambat.

Apakah Protein Makanan Penunda Menopause?

Selain faktor genetik dan hormonal. Ternyata, pola makan juga berpengaruh terhadap cepat atau lambatnya kita mengalami menopause. Lantas, benarkah salah satu makanan penunda menopause ini makanan yang mengandung protein?

Sebenarnya, mikronutrien lain juga harus tercukupi agar keadaan hormonal perempuan seimbang. Namun, mengapa lebih menekankan tentang konsumsi protein? Ternyata, sebelum mengalami menopause maka ada istilah pre menopause.

Dari pre menopause maka sel otot akan mengalami penurunan drastis. Padahal, seperti yang kita ketahui otot sangat penting dalam menopang tubuh, bukan? 

Tidak hanya itu, ternyata jika selama pre menopause kadar otot tetap terjaga maka masa menopause menjadi lebih lambat. Unik, bukan? Inilah mengapa dianjurkan mengkonsumsi protein harian lebih banyak dan cukupi kebutuhannya.

Selain protein hewani, anda juga bisa gunakan protein nabati seperti whey protein. Beberapa penelitian mengatakan jika jenis protein nabati ini jauh lebih mudah terserap oleh tubuh.

Karena lebih mudah diserap oleh tubuh, maka tidak heran banyak olahragawan yang menggunakannya. Bahkan, whey ini juga bisa membantu menyeimbangkan kadar insulin di dalam darah. Nah, jika insulin anda kadarnya normal maka anda tidak akan mudah merasa lapar.

Tapi, jangan sampai anda tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali, ya! Perhatikan saja porsinya. Jangan terlalu banyak karbohidrat agar tidak mudah menua dan menopause.

Pastikan juga kebutuhan serat dari sayuran dan buah buahan terjaga dengan baik. Dengan demikian maka tubuh menjadi lebih sehat dan masalah menopause juga bisa anda tunda lebih lama. Karena jika wanita sudah memasuki masa ini, maka kecenderungan memiliki riwayat penyakit berbahaya jauh lebih tinggi.

Baca Juga : Anti Osteoporosis! Ini Tips Menjaga Kesehatan Tulang Mulai Dari Usia Muda!

1 thought on “Benarkah Protein Makanan Penunda Menopause?

Tinggalkan Balasan